11 Agt 2016

Mencicipi Bebek “Empuk” Ali di Bandung



warung tampak depan (Dok.Pri)


Weekend kemarin tepatnya hari sabtu saya dan kawan berkesempatan mencicipi Bebek Ali yang tersohor di Bandung. Warung kaki lima yang juga terkenal dengan nama Bebek Ali Bromeous adalah salah satu incaran para penikmat bebek di Bandung. Terletak di jalan Juanda Dago persis di samping RS Bromeous, warung kaki lima ini buka mulai jam 5 sore hingga 10 malam. Keempukan daginnya dan rasanya yang cukup juara membuat warung ini tak pernah sepi pembeli. Disarankan untuk nggak dateng pas jam makan malem ya kalo memang mau makan di tempat karena ketika saya datang jam 5 lebih pun, warung sudah penuh dengan pembeli, apalagi jika jam 7 keatas.  

beberapa sajian makanan siap goreng sekaligus tempat memesan (Dok.Pri)

Karena baru pertama datang ke warung ini saya agak bingung bagaimana memesannya terutama karena banyaknya pembeli, bingung juga mau duduk dimana. Saya pun melihat lebih dahulu pembeli di depan saya. Setiap pembeli menulis pesanan di kertas/ nota yang sudah disediakan dan akan diberikan nota putih untuk disimpan sebagai bukti pembayaran nanti. Di nota tersebut ada nomer pemesanan kita, ketika pesanan datang nomer pesanan itu yang akan disebutkan. Sehabis memesan saya duduk menanti makanan, sebaiknya cari tempat duduk setelah itu memesan. Saya sih bagian pesan dan teman yang cari tempat duduk. 

nomer antrian pesanan (Dok.Pri)

Saya memesan dada bebek, nasi dan jeruk hangat, setelah beberapa saat menunggu pesanan pun datang. Saya agak kaget juga dengan ukuran dada bebek yang saya pesan, cukup besar dan bisa untuk berdua pikir saya. Sedangkan untuk nasinya agak sedikit untuk ukuran porsi saya haha. Tapi dengan bebek yang cukup besar cukup kenyanglah sekali makan. Bebek Ali memang terkenal empuk dan saya pun setuju dengan itu, bumbu bebeknya pun pas lah menurut saya. Cuma yang kurang memang sambelnya yang nggak pedes sama sekali, jadi kurang seru gitu makannya. Namun, secara keseluruhan puaslah untuk rasa makanannya.

Bebek goreng bagian dada dan nasi pesanan (Dok.Pri)


 Warung Bebek Ali menyediakan beberapa menu seperti ayam, lele, ati, telor, juga tahu dan tempe sebagai tambahan tapi menu juara dan favorit tentu bebeknya. Harganya pun cukup terjangkau untuk warung kaki lima. Dengan 25 ribu kita sudah bisa makan bebek goreng, nasi plus minum. Agak jauh beda memang dari harga bebek Haji siapa itu lah yang terkenal, 25 ribu kita cuma dapet bebek doang belum sama nasinya malah bebeknya lebih besar di bebek Ali wkwk.

Nih daftar harga untuk setiap item:
Bebek Goreng Dada/Paha      Rp. 18.000           
Ayam Goreng Dada/Paha       Rp. 10.000    
Pecel Lele                                      Rp. 9.000             
Ati/Telor                                       Rp. 3.000
Tahu/Tempe                               Rp. 1.000
Nasi Putih                                     Rp. 3.000
Jeruk Dingin/Hangat               Rp. 4.000 
Teh Manis Dingin/ Hangat     Rp. 3.000 
Teh Botol                                       Rp. 4.000 

Namun, beberapa hal yang bikin agak kurang nyaman ketika makan disana adalah tempatnya yang agak kotor karena banyak bekas tisu di bawah meja walaupun mejanya memang bersih. Selain itu, meski tempatnya besar tetap saja terlalu ramai, sehingga agak kurang nyaman untuk berlama-lama yang ujungnya membuat saya kurang menikmati makanan karena banyak pembeli yang berdiri menunggu tempat duduk. Nggak enak juga makan ditungguin orang. Mungkin untuk selanjutnya saya lebih memilih untuk take away daripada makan disana. 



penuhnya pembeli (Dok.Pri)

Untuk pecinta kuliner pokoknya haruslah coba makanan satu ini. Nggak mengecewakan lah kalo menurut saya. Sebagai tambahan, kalo mau lihat atraksi kecepatan menghitung bisa duduk disamping kasir. Saya nggak sengaja duduk disamping kasir dan terperangah dengan kecepatan menghitung si mas kasir. Super cepet deh ngitungnya. Hanya dengan sebut menu yang dibeli pembeli jumlahnya langsung disebut dalam hitungan detik. Bisa langsung datang aja ya untuk membuktikan si mas kasir yang jago itung ini sekaligus memcicipi rasa bebek Ali yang empuk. 

warung secara keseluruhan (Dok.Pri)

Salam Icip-icip! 

 

1 komentar:

Tulis komentar