20 Agt 2016

Skylight, Makan Di Ketinggian Sambil Menggunjungi Wisata Permata



Pemandangan gunung dari lantai 3 Skylight (Dok.Pri)

Bandung memang sudah terkenal dengan keindahan alam dan kesejukannya. Beberapa wisata maupun tempat makan mengusung tema alam. Tetapi hanya beberapa tempat makan yang memiliki  lokasi dengan pemandangan indah. Daerah dago sudah pasti terkenal dengan kuliner nikmat dan fashion terkininya. Namun, jika ingin mendapatkan pemandangan indah nan memukau Dago Atas bisa jadi pilihan.


Cafe yang berada di Lantai 1 (Dok.Pri)

 
Terkenal sejuk karena berada di ketinggian, salah satu café di Dago Atas menyuguhkan pemandangan Kota Bandung dari ketinggian sebagai “teman makan”. Tempat ini bernama Skylight yang juga menggusung konsep café, resto, grill dan juga bar sekaligus. Skylight sendiri berlokasi di jalan Citra Green Dago Blok N 1-10, Bandung. Karena berada dalam satu gedung, pengunjung tak hanya melakukan wisata kuliner tetapi juga bisa sekalian menikmati wisata permata. Saran saya jika anda berniat makan Skylight bisa membeli tiket masuk (voucher) Indo Wisata Permata yang bisa ditukar dengan makanan atau minuman di Skylight seharga voucher tersebut.

Nambah Pengetahuan di Indo Wisata Permata 


IWP tampak depan (Dok.Pri)
Indo Wisata Permata (IWP) adalah wisata edukasi yang memperlihatkan proses pembuatan permata dari bongkahan batu menjadi perhiasan. IWP resmi dibuka pada bulan Februari 2016 lalu. Wisata ini terbilang unik karena wisata permata ini adalah  yang pertama dan satu-satunya di Indonesia. Tiket masuk yang juga voucher seharga Rp. 50.000 bisa ditukar makan, minum atau sebagai potongan harga jika anda berniat membeli salah satu perhiasan di gallery permata seharga voucher tersebut. IWP buka mulai dari jam 10.00-17.00 WIB dan tutup setiap hari senin.

mesin untuk mendesain bentuk permata (Dok.pri)

 Setelah membeli tiket, pengunjung akan diajak untuk menonton dokumentasi kurang lebih berdurasi 5-10 menit yang berisi pengetahuan dasar seputar permata disalah satu ruangan. Proses pembentukan berlian menjadi perhiasan di gallery IWP ada beberapa tahap yakni penggambaran, pengelupasan, pembersihan, pemotongan dan pemasangan. Semua proses pembentukan permata hanya hanya bisa kita lihat di dari kaca, hal ini sepertinya dilakukan agar tidak menggagu pekerjaan para pegawai. Meski begitu kita didampingi guide yang menjelaskan semua proses  tersebut secara rinci. 

Proses pemotongan menggunakan laser (Dok.Pri)

Proses pemotongan oleh pegawai dari India (Dok.Pri)

Setelah menonton pengunjung dapat melihat proses pembentukan permata mulai dari penggambaran pola atau bentuk permata menggunakan mesin. Hal ini dilakukan agar didapat bentuk yang maksimal dari permata itu sendiri sehingga tidak ada permata yang terpotong. Kemudian baru dilakukan pengelupasan atau pembersihan batu permata menggunakan laser. Karena penggunaan laser, batu permata berubah warna menjadi warna hitam. Sehingga untuk merubah warnanya kembali dilakukan pemutihan atau menggembalikan warnanya ke bentuk semula menggunakan mesin juga. 


gallery cincin (Dok.pri)
       Setelah itu baru dipotong atau pembentukan bagian atas tengah dan bawahnya sesuai dengan yang diinginkan. Untuk proses ini dilakukan oleh manusia. Sayangnya pegawai-pegawai di bagian pemotongan masih didatangkan lansung dari India. Setelah proses pemotongan barulah pemasangan permata di perhiasan baik itu kalung, cincin ataupun gelang. Proses ini pun dilakukan oleh manusia karena di IWP semua perhiasan bukan ditempel tetapi dikaitkan sehingga membuat permata lebih kuat dan tidak mudah lepas. Semua proses tersebut jika menggunakan mesin terbilang cepat, hanya butuh 1 jam -1,5 jam.  
gallery IWP (Dok.Pri)
Setelah semua proses selesai kita diajak masuk gallery permata yang juga sebagai tempat membeli permata. Disini kita bisa request/custom bentuk berlian yang diinginkan. Berita bahagianya, perhiasan disini masih terbilang murah mulai dari harga 2 juta hingga yang paling mahal mencapai 100 jutaan. Spesial untuk cincin couple mulai dari harga 10 jutaan. 
 
Kalo cuma mau liat-liat doang juga boleh kok, nggak perlu langsung beli. Nabung dulu baru balik lagi :D atau bisa langsung ke Skylight buat isi perut…

Icip-icip di Skylight Café

Steak ala Skylight Grill & Bar (Dok.Pri)

Hal yang terbersit di benak saya, café ini sangat wah dan nyaman. Nggak jauh beda dengan tampilan gallery yang sudah pasti wah. Café yang juga baru dibuka Februari lalu ini sangat nyaman, apalagi jika kamu memilih makan di lantai 3 yang berkonsep Grill & Bar. Surga dunia banget sih bagi saya, selain pemandangan yang memukau karena bisa memandang Bandung dari ketinggian, pengunjung pun bisa menikmatinya 360°. Alasan pendukung lainnya yakni dinding bangunan lantai 3 ini hampir dipenuhi kaca. Jadi kita benar-benar disuguhi pemandagan alam maupun kota Bandung yang t.o.p pake b.g.t. Sayangnya saya datang di siang hari, jika di malam hari tentu kita bisa menikmati citylight-nya Bandung, pasti jauh lebih indah.

Grill & Bar lantai 3 (Dok.Pri)

 Selain memberikan pemandangan yang indah, Skylight menawarkan menu lokal dan juga western. Menu lokal yang jadi andalan adalah iga bakar dan sop buntutnya. Kalo menurut saya sih, sop buntutnya juara. Selain rasanya yang memang enak dan takaran bumbunya yang pas, porsinya pun cukup besar, bikin kenyang banget untuk sekali makan. Saya rasa makanan disini memang nggak tanggung-tanggung porsinya, setiap menu daging yang dihidangkan memang cukup besar ukurannya, baik sop buntut, iga bakar maupun steaknya.  

Sop buntut 70K (Dok.Pri)



Rib Eye Steak 190K (Dok.Pri)

Sedangkan andalan dari menu westernya ada Rib Eye Steak dan 3 macam pizza yang pastinya bikin ngiler. Steaknya patut dicoba banget apalagi saus jamurnya bikin tambah nikmat deh. Oh ya kebetulan ada promo khusus bulan agustus inin untuk steaknya loh. Buy 1 get 1.

Promo di Skylight bulan Agustus ini (Dok.Pri)

Untuk kamu yang cuma mau nyemil-nyemil aja bisa pesen pizza dengan beberapa varian rasa. Skylight punya 3 macam pizza seperti Meat Lover, Cheese Pizza, dan Smoke Beef Pizza. Saya sih lebih seneng yang smoke beef, yang cheese pizza juga boleh lah dicoba, nggak bakal rugi kok.
3 pizza yang ada di Skylight (Dok.Pri)

Makanannya udah, seret dong makan tapi nggak minum. Untuk siang yang panas, Skylight Fieasta bisa banget jadi pilihan, dan ini bener-bener seger dan nyegerin abis kalo menurut saya. Kalo mau ngopi cantik bisa juga dipilih Crème Brulle ala Skylight.

Skylight Fiesta 30K (Dok.Pri)

Secara general, harga disini sekitaran 25 ribu keatas, tapi sebanding lah dengan rasa maupun porsinya yang rata-rata agak banyak. Nggak sabar deh pokoknya pengen coba suasana malam di Skylight. Untuk bermalam minggu cocok banget lah, mau sama pasangan atau dengan keluarga bisa banget kok. So, mau makan aja atau mau makan sambil wisata permata ‘gratis’ bisa langung datang ke Skylight Café yaaa


Menu Makanan di Skylight (Dok.Pri)
menu minuman (Dok.Pri)


Indo Wisata Permata
Skylight Café, Resto, Grill & Bar
Komplek Citra Green Dago Blok N 1-10 Dago, Bandung
Telpon 022 20450588, Fax 022 20450788
Tita (Manager Oprational) 085624647775
Dian (PR Manager) 08112000499