14 Okt 2016

Kejujuran Merupakan Sifat Dasar Prilaku Terpuji Lainnya




 
Baru-baru ini terjadi penangkapan para pejabat tinggi Negara oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena tersandung masalah korupsi. Salah satu penyebab para pejabat tinggi Negara ini terlibat kasus korupsi adalah tidak memiliki prilaku jujur dalam dirinya. Padahal kejujuran adalah salah satu dari nilai/karakter yang tercermin dalam Pancasila, yang tentunya para pejabat tinggi Negara sudah mengenal dan sangat memahami betul Pancasila. Namun, sayangnya para pejabat tinggi Negara yang memegang segala kekuasaan ini tidak menjiwai dan mengaplikasikannya.


Kejujuran adalah salah satu karakter bangsa Indonesia yang tercermin dalam pancasila yang termasuk dalam nilai-nilai Kemanusian yang Adil dan Beradab (Suko Wiyono:2012). Kejujuran termasuk ke dalam nilai moral. Prilaku jujur adalah dasar dari segala prilaku terpuji  lainnya. Orang yang terbiasa jujur hidupnya tenang karena kejujuran tidak menanggung beban, tapi sebaliknya prilaku tidak jujur atau bohong adalah dasar dari segala prilaku tidak terpuji lainnya. Sekali ia berbohong maka akan terus membuat kebohongan lain dan pintu pada plikaku tercela lainnya karena kebohongan selalu membawa keraguan dan kejujuran membawa ketenangan. Karakter jujur ini penting dan harus dimiliki semua orang Indonesia agar kedepan tercipta generasi-generasi dengan kualias terbaik yang memiliki sikap jujur agar kelak pemerintahan pun dipegang orang-orang jujur. Mengapa harus sikap jujur yang dimiliki ? karena orang jujur tak akan pernah merugikan orang lain. Selain itu orang yang jujur pasti menjaga amanah (kepercayaan) dan orang yang amanah pasti memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi dan menjalankan segala sesuatu dengan sungguh-sungguh dan orang yang jujur akan selalu bersikap adil. Jika sudah begitu maka Indonesia akan menjadi negara yang maju, masyarakatnya hidup sejahtera, dan kehidupan bernegara pun menjadi tenang. Layar kaca tidak lagi menayangkan penangkapan para koruptor tapi prilaku pejabat yang bermartabat karena memiliki sikap jujur yang akan menjadi contoh yang baik bagi masyarakat. Maka dari itu sangat penting sikap/prilaku jujur ini menjadi karakter yang mesti dibudayakan di Negara Indonesia agar setiap masyarakatnya ke depan memiliki kualitas pribadi yang baik.

 Penanaman dan pembudayaan karakter yang paling efektif memang berasal dari lingkungan keluarga karena keluarga merupakan tempat pendidikan karakter pertama, di dalam keluarga pengasuhan yang dilakukan orang tua akan memberikan dampak yang paling kuat untuk terwujudnya suatu nilai pada kehidupan anak selanjutnya. Waktu yang paling tepat adalah sejak anak-anak. Karena kejujuran di saat dewasa tak lepas dari kejujuran yang ditanamkan saat anak-anak. Sejak kecil sudah ditanamkan kejujuran maka sampai dewasa kejujuran itu akan tertanam dalam jiwa individu tersebut. Karena anak adalah pribadi yang masih bersih dan peka terhadap ransangan-ransangan yang berasal dari lingkungan luar. Dengan demikian, pada masa anak sangat ideal untuk orang tua menanamkan nilai kejujuran pada anak-anak. Dalam hal ini orang tua yang berperan yakni memberi contoh sekaligus menjadi teladan yang baik bagi anak-anaknya, kenyataannya pada saat ini banyak orang tua yang hanya berkata dan menyuruh anaknya agar berlaku jujur tapi sebagai orang tua malah besikap tidak jujur bahkan terkadang terang-terangan berlaku tidak jujur di depan anak. Hal ini lah yang akan menjadikan pribadi anak semakin buruk karena semasa kecil ia telah di ajari dan menyaksikan sikap orang tuanya yang tidak jujur maka kelak kedepannya ia akan memiliki sikap seperti apa yang orang tua ajarkan dan contohkan. Banyak cara  untuk menanamkan kejujuran sejak dini pada anak selain menjadi teladan yakni tidak membohongi anak, menghargai kejujuran si anak sekecil apapun itu dan terus memotivasi juga memberikan rangsangan-rangsangan agar anak memiliki prilaku jujur.

Peran lingkungan sekolah/kampus pun tidak kalah pentingnya, beberapa tahun kebelakang ini banyak sekolah/kampus yang memiliki kantin kejujuran, ini adalah salah satu upaya penanaman dan pembudayaan sikap jujur di lingkungan sekolah/kampus. Selain itu sistem paket dalam ujian adalah salah satu cara dan upaya membagun prilaku jujur para pelajar. Peran pengajar di lingkungan sekolah selain menjadi teladan juga sebagai pengawas agar para pelajar disiplin berprilaku jujur. Juga para pengajar memiliki kewajiban untuk menciptakan generasi-generasi bangsa yang unggul karena kejujuran merupakan salah satu prilaku yang dimiliki oleh generasi-generasi unggul.

Tidak memandang agama, negara, suku maupun bangsa, sikap jujur mesti dimiliki setiap orang terlebih kita sebagai orang Indonesia yang mana kejujuran salah satu karakter bangsa Indonesia yang tercermin dalam pancasila. Meskipun saat ini Negara Indonesia sedang banyak digungcang kasus mengenai “krisis ketidakjujuran” tapi tetap kita harus menjunjung tinggi prilaku jujur meskipun kita hidup di lingkungan yang banyak sekali terjadi prilaku-prilaku tidak jujur sekalipun harus berkorban nyawa sekali pun, sikap jujur harus tetap dipegang teguh seperti pepatah arab mengatakan “Mati membawa kejujuran lebih baik daripada hidup bersama kedusaan” maka dari itu mari kita tanamkan dan budayakan prilaku jujur yang sudah sangat jelas tercermin dalam Pancasila agar tercipta generasi-generasi terbaik yang kelak dapat memimpin Indonesia dengan baik yang semua prilaku dan sikapnya mencerminkan semua nilai-nilai yang ada dalam Pancasila dan dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan bernegara