12 Mar 2017

Makanan Jepang Harga Kaki Lima di Shabu Soup Malang


shabu soup malang | dokpri


            Makanan Jepang seperti sushi, shabu, ramen terkenal dengan harganya yang cukup menguras kantong. Sehingga label “mahal” kerap kali tersemat pada makanan-makanan tersebut. Terlebih makanan tersebut lebih banyak ada di restoran-restoran. Akibatnya banyak orang yang enggan, makanan tersebut pun lebih banyak dinikmati oleh kalangan kelas atas. Sejauh ini memang ada pilihan ramen yang cukup ramah dikantong, tapi hanya sebatas ramen yang pangsa pasarnya justru banyak menyasar anak-anak muda yang doyan mie. 

Berawal dari pandangan tersebut, Aditya Rizkiwahana memberanikan diri untuk memulai bisnis Shabu Soup dengan konsep Street Food. Mantan pegawai finance ini sengaja resign dari perkerjaannya dan memilih menjadi wirausahan dengan membuka usaha kaki lima Shabu Soup ini. Ia terinspirasi salah satu kawan yang juga membuka warung angkringan dengan menu jepang di Jogjakarta. Dengan memodifikasi rasa shabu soup Jepang agar sesuai dengan selera orang Indonesia, kemudian dibukalah Shabu Soup Malang pada tanggal 17 Februari lalu. Memilih lokasi yang strategis di Food Court jl. Coklat no 1 Soekarno Hatta Malang, warung kaki lima ini meski dengan tempat yang tidak terlalu luas tetapi cukup ramai didatangi pengunjung. 

Owner Shabu Soup, Aditya | dokpri
Warung Shabu Soup Malang di jl Coklat no 1 | dokpri


Makanan utama yang ditawarkan adalah Shabu Soup yang bisa dimakan bersama nasi. Shabu sendiri adalah kuah kaldu yang dipadukan dengan bakso olahan dan juga tambahan sayuran.  Untuk masalah rasa karena kaldunya dibuat sendiri jadi menimbulkan rasa khas. Rasa soupnya gurih dan diisi dengan fish ball, shrimp ball, lobster ball, salmon ball, crab stick, tahu, dan tambahan sayuran seperti jamur kuping, wortel juga sawi. Cukup banyak bukan? Oh ya, ada tambahan bumbu pelengkap seperti irisan cabe rawit untuk menambah rasa pedas dan tambahan kecap asinnya juga, kalau-kalau kurang gurih. Shabu Soup ini sangat cocok dinikmati sore-sore atau malam hari. Cocok untuk menghangatkan badan dan mengenyangkan perut tentunya wkwk.

Shabu Soup dan pengunjung | dokpri

Beragam Dimsum di Shabu Soup | dokpri
 Mengusung tema street food, makanan yang disajikan juga didominasi makanan ringan seperti tempura dan dimsum. Ada empat pilihan satays yakni Sosis, Siomay, Bakso Ikan, dan Roll. Sedangkan untuk dimsum sendiri ada delapan ragam dimsum yang ditawarkan, diantarnya adalah Kekian, Ekado, Shrimp Nest, Spring Roll, Hakau, Hitsikau, Shrimp Puff dan Wotiek. Jika bingung pilih yang mana, nih saya bisikin ya dimsum yang menurut saya enak. Shrimp Puff, Shrimp Nest dan Hitsikau nya juara sih menurut saya, ketiganya terasa banget daging seafoodnya dan yang paling penting sih ukurannya besar diantara dimsum lainnya wkwk.

Shrimp Puff dan Spring Roll | dokpri


Satay ala Shabu Soup | dokpri
 Nah untuk minumannya sih kemarin saya cobain Green tea-nya dan lumayan lah. Beberapa pilihan minuman lainnya ada Teh, Milk Tea, Dark Choco, Cappuccino, dan Red Ocean yang merupakan paduan soda dan sirup. Ngomong-ngomong soal harga, semua makanannya dibandrol dibawah 20 ribu aja, menu paling mahalnya hanya seharga 22 ribu. Harga kaki lima banget kan. Meski tergolong murah, pengunjung tak hanya didominasi anak kuliah yang doyan makanan murah aja kok. Banyak pengunjung seperti om dan tante yang datang, ada juga ibu bapak yang ngajak anak-anaknya kesini. Oh ya, untuk jam oprasionalnya setiap selasa-jumat buka mulai jam 5 sore -10 malam, khusus untuk weekend buka mulai jam 2 siang-10 malam.

Jadi kalo sore-sore kelaparan, butuh kehangatan, dan kebetulan lagi ada di daerah suhat, kamu lagi ditungguin tuh sama Shabu Soup yang gurih hangat di Jl Coklat no 1. Selain itu Dimsumnya juga ngantri minta dimakan sekalian :D 


10 komentar

Tulis komentar
avatar
14 Maret 2017 00.24

Waaaaahhhhhh......., jadi kepingin kesana nih.....

Reply
avatar
14 Maret 2017 06.55

mbak ayo kesini lagiiii. mureeehh

Reply
avatar
14 Maret 2017 11.58 Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
avatar
15 Maret 2017 22.27 Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
avatar
17 Maret 2017 10.59

boleh mas, sangat murah meriah :D

Reply
avatar
21 Maret 2017 10.58

OOO, bukanya sore, pantesan pas siang-siang ke sana belum buka. :D

Reply
avatar
Marinka Putri
26 Maret 2017 17.05

wih.. bisa di coba nih.. bosen makan pizza mulu.. :D

Reply
avatar
13 April 2017 20.14

Waaah pengen nyoba Mbak, murah buangeet!!

Reply
avatar
25 April 2017 21.00

Kalau shabu nya sih....hmmmm biasa aja ._. ehehe, soalnya itu kan yang biasanya di jual ons"an di mall ._. jadi ya nganu (?) trus disajikan pake nasi....rasanya kok aneh wkwkkw. Tapi ya itu pendpat personal sih~

Tapi yang bikin nagih itu greentea sama dark chocolate nya >.< enakkk bangetttt. Greentea nya ga rasa susu kaya di kedai" yg lain, ga eneg, masih ada rasa pait"nya. Trus dark chocolate nya mantep banget dah, kental dan segaar :)

Reply