Menyantap Makanan Khas Aceh di Kedai Tarik Ulur Bandung

April 18, 2019

“Sudah berkali-kali melihat, namun baru kali sempat ini mampir dan berkenalan.”

Mungkin kalimat tersebut yang cocok mengambarkan perkenalan saya dengan Kedai Kopi Tarik Ulur. Kedai  yang berada di Jl. Terusan Cigadung No.6, Sekeloa, Coblong, Kota Bandung ini ternyata di dominasi dengan menu-menu khas Aceh.  Di benak saya setiap lewat Kedai Tarik Ulur ini hanya sekedar tempat ngopi seperti kebanyakan cafe lainnya tetapi ternyata saya salah.

Menu andalan kedai ini salah satunya adalah ayam tangkap yang sudah di sesuaikan dengan citarasa Orang Sunda. Menu ayam tangkapnya menurut saya lezat dan agak berbeda dari ayam tangkap asli Aceh. Meski agak berbeda, bukan berarti tidak nikmat. Hal yang berbeda ialah dari rasa ayam yang tidak dominan gurih dan juga serundeng ayamnya yang bukan dari kelapa tetapi dari lengkuas. Serundeng lengkuas ini yang khas apalagi dengan tambahan daun temuruy khas ayam tangkap dan tambahan daun pandan.


Jika nanti mencoba, Anda pasti tidak akan menyangka jika serundengnya terbuat dari lengkuas karena rasanya yang kriuk kriuk nikmat. Bahkan saking enaknya saya lebih senang dengan serundeng dan daun temuruy keringnya. Ini juga yang tentunya tidak dan jadi sesuatu yang baru bagi Anda yang belum pernah mencoba sajian ayam tangkap. Ayam tangkap ini harganya masih cukup ramah di kantong yakni Rp 35.000 untuk setiap porsinya. Oh ya porsinya cukup banyak jadi untuk satu porsi bisa untuk berdua loh. Satu hal yang perlu di ingat, jenis ayam yang dipilih adalah ayam kampung muda. Terbayang ya gimana gurih dan empuk ayam kampung yang dipadu dengan serundeng lengkuas, daun temuruy dan daun pandan goreng.

Selain pilihan menu ayam tangkap, ada juga menu nasi goreng rendang, nasi goreng kari kambing dan nasi goreng tomyam seafood. Sayangnya saya belum sempat coba, mungkin lain waktu akan coba menu nasi goreng rendang yang juga katanya jadi andalan selain menu ayam tangkapnya.


Untuk sajian makanan ringan ada pilihan menu berbagai varian rasa roti cane dan juga ketan durian yang tidak kalah lezatnya dari menu lainnya. Saya sempat coba roti cani kari, roti cane susu keju, dan juga ketan duriannya. Semuanya sebenarnya enak  tetapi saya personal lebih senang dengan ketan durian yang fla duriannya full durian tanpa tambahan gula. Roti cane karinya pun enak karena saya lebih senang yang gurih ketimbang yang manis. Untuk Anda yang suka manis tentu roti cane keju susu cocok dipilih karena toping kejunya yang banyak.  


                

Satu hal yang tidak boleh dilewatkan adalah pilihan minumannya. Pilihan teh tarik dan kopi tarik gayo bisa Anda pilih. Saya sendiri lebih senang dengan teh tariknya, rasanya pas dan khas. Sedangkan untuk sajian kopi karena saya kurang cocok minum kopi gayo, jadi tidak begitu pas di lidah saya. Untuk Anda penikmat kopi tentu wajib coba kopi tarik yang memilih kopi gayo untuk varian kopinya.

Sajian Kedai Tarik Ulur secara garis besar worth to try apalagi bagi Anda yang senang mencoba menu khas Indonesia. Rekomendasi dari saya, Anda sangat wajib coba ayam tangkap dan teh tariknya. Dari tempat, ada banyak tempat duduk yang kira-kira bisa menampung lebih dari 30 orang. Tidak perlu khawatir juga soal tempat parkir karena parkiran di kedai ini cukup luas, bisa menampung tiga mobil dan beberapa motor.

x

1 komentar:

  1. Glek. Langsung perut keruyukan baca artikelnya mbak. Bikin rindu Indonesia banget!

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.