Kiosagro, Marketplace yang Buat Penjual dan Pembeli Untung

Mei 25, 2019
CEO Kiosagro.com

Kiosagro menggelar acara soft launching pada 20 Mei 2019 di Hotel Patra Comfort Bandung. Di acara ini juga dihadiri Hadiyan Nursofyan sebagai CEO dan Founder Kiosagro.com, Prof. Tuhpawana. P. Senjaja yang merupakan dosen senior pertanian UNPAD, dan Siti Nur Maftuhah penggarak UMKM Jabar.

Memiliki tagline “Pembeli Untung, Penjual Untung,” startup dalam bidang pertanian dan UMKM secara general  ini membantu para petani atau penjual untuk menjual barang langsung pada masyarakat. Di sisi lain, selain petani dan penjual bisa mendapat keuntungan lebih dari penjual langsung pada konsumen, tentunya konsumen pun bisa mendapat harga lebih murah dan produk lebih segar karena mendapat langsung dari petani.

Visi dari Kiosagro sendiri adalah untuk menjadi marketplace UMKM terbesar di Indonesia. Kehadiran Kios Agro sebagai perantara antara penjual dan pembeli ini tentu bukan tanpa alasan. Banyak masalah yang dihadapi petani dan pembeli akibat rantai penjualan yang cukup panjang yang merugikan kedua pihak.


Aplikasi Kiosagro

Masalah utama yang menjadi sorotan dan dibahas dalam acara soft launching Kiosagro ialah rendahnya harga jual hasil panen dari petani ke tengkulak. Belum lagi jumlah petani yang makin sedikit karena ketidak stabilan harga berbagai produk pertanian. Masalah-masalah ini coba diselasaikan dengan kehadiran Kiosagro yang mempertemukan penjual dan pembeli dalam satu tempat yakni Kiosagro.com.

Dengan akses dan kemudahan menjual langsung pada pembeli atau masyarakat, petani bisa memiliki pasar yang lebih luas dan bisa menetapkan harga sendiri atau paling tidak bisa mengutungkan bagi petani yang menjual produknya di Kiosagro.com.

Tak hanya masalah petani yang coba diselesaikan, Kiosagro.com juga mencoba menyelesaikan masalah yang kerap kali dihadapi pembeli yakni sering terjadinya fenomena kenaikan harga sayur, buah dan hasil pertanian lainnya. Kedepan, Kiosagro berharap bisa menjadi tempat untuk memantau harga pasar dan menjadi tempat utama untuk pembelian produk agro.

Prof. Tuhpawana. P. Senjaja memberikan pemaparan pada tamu undangan

Pembeli maupun penjual sudah bisa bertransaksi di Kiosagro dengan mengunduh aplikasinya di Playstore atau mengunjungi website Kiosagro.com. Dalam penggunaan aplikasi atau websitenya, sejak awal pengguna akan diberikan pilihan apakah sebagai pembeli atau penjual.

Pembeli akan diarahkan untuk mendaftar seperti biasa dengan mengisi data diri dan konfirmasi email kemudian bisa melakukan pembelian langsung. Sedangkan jika kamu memilih mendaftar sebagai penjual atau pedagang, kamu akan diberikan 5 pilihan paket yakni paket free, zamrud, safir, ruby dan diamond yang akan menentukan harga langganan dan fasilitas yang akan didapatkan penjual.

Sejauh ini sudah ada 14 produk yang sudah bisa dibeli di Kiosagro.com mulai dari kopi, camilan jamur, kerang dara, jamur, garam, hingga sari lemon dan berbagai produk lainnya. Meski dari nama mengambil kata agro, namun dari segi produk sudah beragam dan memang Kiosagro sendiri merangkul semua sektor mulai dari pertanian, perkebunan, perkebunan, perikanan, dan berbagai produk olahan juga UMKM berbagai produk secara general.

Cara membelinya pun sama seperti marketplace pada umumnya dengan cara berikut ini:

Cara pemesanan di Kiosagro

Meski masih baru dalam pertarungan pasar Indonesia, Kiosagro ternyata sudah melayani pembelian ke luar negeri. Oleh sebab itu cara pembayaran pun sudah memiliki berbagai macam pilihan. Tujuannya tentu agar produk hasil sumber daya Indonesia bisa mencapai pasar ekspor. Kualitasnya pun tentu bisa diadu dengan produk-produk yang sudah lebih dulu ada.

Semoga kehadiran Kiosagro memang akan menjadi angin segar bagi sektor agro dan bisa mewujudkan mimpi mulianya untuk bisa mensejahterakan para petani juga membuat kebahagiaan dengan memberikan keuntungan pada para pembeli. Petani sejatera dengan harga rasional, pembeli pun senang berbelanja karena harga sesuai standar.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.